Selasa, 18 Desember 2012

KITA YANG TAK SAMA LAGI

Kita selalu bertujuh , ya bertujuh.
kita sekumpulan anak-anak  perempuan yang super ribet dan bawel dengan keadaan, kemanapun itu kita selalu bertujuh solat, makan, main, pergipun kita bertujuh.
tujuh orang ini punya nama-nama panggilan masing-masih yang memang namanya itu aneh-aneh tapi membuat kita semakin dekat dengan panggilan  itu,

Bopung
Bodes
Bolod
Boraks
Boker
Bogel
Boul
dan kita bertujuh setuju kasih nama ini Bo'genk Amit-amit karena memang nama panggilan kita yang amit-amit itu, Bo'genk ada sejak tangga 10 Feb 2011 dimana saat itu kita memang dekat karena 1 kelas di sekolah.

Hari-hari  begitu indah dilalui bersama , canda dan tawa yang selalu ada diantara kita bahkan ada satu kejadian yang gak pernah bisa kita lupain.
Waktu itu kita main dirumah Bopung , rumahnya deket dengan sekoalh kita sehingga kita sering sekali main kerumahnya  ya memang rumahnya gak besar tapi nyaman untuk kita berbagi cerita dan kebahagiaan. 
saat itu lagi jamannya boysband yang namanya Smash dan tepat pada hari itu ada smash di salah satu acara  di stasiun tv, sangking ngefansnya kita sama boysband itu kita teriak-tertiak kegirangan yang mengakibatkan tetangga-tetangga disekitar rumah Bopung keluar rumah dan memarahi kita ya terutama Bopung sang pemilik rumah. sejak saat itu kita gak berani lagi teriak-teriak di rumah Bopung kalau lagi main.

pertemanan kita terus berlanjut sampai akhirnya kita naik kelas dan kepisah kelas, di kelas 11 hubungan kita baik-baik saja sampai akhirnya Bo'genk amit-amit atau sering di sebut BGA merayakan 1st Anniversary, ya walau tanpa kuedan lilin tapi rasanya begitu dikenang, akhirnya kita memutuskan membuat video untuk merayakannya. 

dikelas 11 kita hampir lupa akan BGA , karena sibuk dengan urusannya masing-masing  hingga akhirnya 1 diantara kita menemukan teman baru untuk bermain. saat kita kumpul main ia jarang sekali untuk ikut, ia adalah Boker. sepi sunyi dan terkadang kita merindukannya ada di antara kita, tapi rasa rindu itu terkadang lenyap karena keegoisan kita yang bertujuan mencari teman untuk menggantikannya tapi usulan itu dibatalkan.

kenaikan kelas yaitu kelas 12 dimana semua ini baru dimulai, hubungan pertemanan kita semakin rumit. banyak perselisihan, banyak kepalsuan (terkadang). 
kitapun membuat sebuah forum untuk menyelesaikan sebuah masalah, disini kitasaling membuka apayanga da di pikirankita tentang pertemanan kita tentang perorangan. kejujuran demi kejujuranpun terbuka,  air mata berjatuhan.
disini aku merasakan berada di pihak Boker ,merasa paling tak mengerti merasa paling tak dianggap entah karena aku yang paling muda diantara mereka atau apalah itu.

Setelah forum aku merasakan semakin tidak nyaman dengan mereka ya terlebih beberapaorang diantara mereka, aku berniat untuk tidak terlalu dekat dengan mereka. semua itu karena adanya forum, diforum bodes berkata bahwa lebih baik setiap kali aku sedang kumpul dengan BGA jangan bawa-bawa cowo, begitu pula dengan Bogel ia bilang bukannya apa-apa ya kalo misalkan kamu putus sama cowo kamu kan ujung-ujungnya kamu juga ketemen-temen. kata-kata itu yang gak pernah aku lupain hingga saat ini.  aku memang sudah memaafkannya tapi bukan untuk melupakannya, aku berfikir bahwa sekalipun aku putus dari cowo aku jarang yang namanya nangis-nangis kemereka, aku lebih sering cerita  ke orang-orang yang lebih dewasa dibanding aku dan teman-temanku. bahkan mereka gak tau  kapan aku putus dari mantan-mantanku,
aku merasa terpojok, dan aku merasa kita ini terlalu rumit hingga segalahal harus diatur. disekolah banyak yang sahabatan tapi gak kaya kita yang saat lg kumpul gak boleh bawa cowo, saat lg kumpul harus ada semuanya.

karena ada peraturan itu, akupun menceritakan pada pacarku dan ia bilang "yaudah disekoalh kita jaga jarak aja ya biar temen-temenmuitu seneng" , sulit memang untuk itu tapi ya mau bagaimana lagi. hari-haripun aku lewati dengan temna-temanku dan tanpa pacar saat itu tapi akumulai jenuh dengan itu hingga akhirnya aku memilih untuk sendiri dan melanjutkan hubungan dengan pacarku secara normal tanpa jaga jarak ya walaupun solusinya aku harus menghindar dari  teman-teman setiap kali dengan pacarku. hingga saat ini aku masih tetap merasa aneh dengan mereka, dan merasa tidak nyambung lagi di antara mereka. akhirnya akuputuskan untuk tidak ikut campurlagi dengan pertemanan itu  walaupun sulit untuk melupakan semua kenangan yang sudah dilalui berasama, akupun berteman netral dengan siapa saja agar tidak ada masalah lagi.

terkadang miris bila melihat BGA kumpul, tapi mungkin tuhan telah  menentukan jalan lain untuk kita lalui dengan arah yang berbeda.  

guys, aku kangen kalian.
aku kangen kebersamaan kita, walaupun aku tau itu gak akan bisa lagi.

"sesungguhnya tak ada sebuah persahabatan, yang ada hanyalah orang-orang yang berpura-pura untuk mempertahankannya." 

BGA 10-02-11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar